You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembinaan Jabatan Fungsional Guru jaksel tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Guru di Jaksel Ikuti Pembinaan Jabatan Fungsional

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menyelenggarakan Pembinaan Jabatan Fungsional Guru Tahun 2026 di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I setempat. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini diikuti lebih dari 350 peserta secara luring dan daring.

"Kemajuan pendidikan"

Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Selatan, Achmad Basyaruddin mengatakan, guru merupakan ujung tombak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan pendidikan.

75 Guru di Jakarta Utara Ikuti Pembinaan Jabatan Fungsional

"Tidak akan ada kemajuan pendidikan tanpa peran guru yang profesional, berdedikasi, dan memiliki semangat untuk terus belajar," ujarnya, Kamis (18/6).

Achmad menjelaskan, jabatan fungsional guru bukan sekadar kedudukan administratif, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, profesional, dan sosial.

"Pembinaan ini memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman guru mengenai pengembangan karier dan pemenuhan angka kredit jabatan fungsional," terangnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi, etos kerja, dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas pembelajaran.

"Saya berharap melalui pembinaan ini para guru dapat semakin memahami mekanisme pengembangan karier jabatan fungsional, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tugas utama, hingga pengembangan diri dan karya inovatif yang menjadi bagian dari penilaian kinerja," bebernya.

Ia menambahkan, di tengah transformasi pendidikan yang terus berkembang, guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, serta kebutuhan peserta didik yang semakin beragam.

Achmad mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi antarpendidik, serta memanfaatkan berbagai program pelatihan dan pembinaan sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme yang berkelanjutan.

"Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan inspirator agar peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun karakter," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari menuturkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guru sebagai tenaga pendidik melalui pembinaan dan pengembangan jabatan fungsional secara berkelanjutan.

"Tujuannya adalah memberikan pemahaman mengenai pengembangan karier, peningkatan kompetensi profesional, sosial, dan kepribadian, serta pemenuhan angka kredit jabatan fungsional guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

Ia menginginkan, melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami mekanisme pengembangan profesi, penyusunan administrasi jabatan fungsional, pengumpulan angka kredit, serta pentingnya pengembangan keprofesian berkelanjutan.

"Melalui pemahaman yang baik, guru akan lebih siap menghadapi berbagai tuntutan dan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis," tuturnya.

Premi menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

"Peran guru sangat menentukan dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1690 personDessy Suciati
  2. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1326 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

    access_time23-07-2026 remove_red_eye812 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

    access_time24-07-2026 remove_red_eye796 personDessy Suciati
  5. Pramono Sebut Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor

    access_time21-07-2026 remove_red_eye791 personDessy Suciati